Tampilkan postingan dengan label ufo. Tampilkan semua postingan

bukti keberadaan alien

Ditemukan fakta-fakta menarik mengenai bukti-bukti keberadaan alien pada masa purba. Beberapa dari narasumber berdebat antara benar alien itu ada dan yang lain mengatakan bahwa penduduk bumi lah yang membuat itu semua. Dari mulai penemuan fosil batre di Baghdad yang ditaksir umurnya lebih dari 2000 tahun, gambar pada dinding piramida yang serupa dengan lampu bohlam, relief pada kuil yang menyerupai gambaran astronot masa kini, sampai garis Nazca yang misterius di Peru yang seperti landasan pesawat terbang.

Hipotesa yang menyebutkan bahwa beberapa karya-karya yang disebutkan diatas adalah karya dari penduduk bumi masa silam berpendapat bahwa masyarakat dengan peradaban canggih itu kemudian punah oleh bencana dahsyat. Bencana dahsyat ini sendiri sedang dicari fakta pendukungnya. Bisa jadi kejadian pada film 2012 itu terjadi. Bayangkan saja, mungkin orang-orang yang ingin selamat akan membawa laptop, tablet, HP, mp3 dan barang-barang high end lainnya. Tapi begitu selamat dan mendapati bumi dalam keadaan rusak dan tidak ditemui listrik, maka barang-barang tadi akan ditinggalkan begitu saja dan menjadi fosil kelak.
Ditemukan fakta-fakta menarik mengenai bukti-bukti keberadaan alien pada masa purba. Beberapa dari narasumber berdebat antara benar alien itu ada dan yang lain mengatakan bahwa penduduk bumi lah yang membuat itu semua. Dari mulai penemuan fosil batre di Baghdad yang ditaksir umurnya lebih dari 2000 tahun, gambar pada dinding piramida yang serupa dengan lampu bohlam, relief pada kuil yang menyerupai gambaran astronot masa kini, sampai garis Nazca yang misterius di Peru yang seperti landasan pesawat terbang.

Hipotesa yang menyebutkan bahwa beberapa karya-karya yang disebutkan diatas adalah karya dari penduduk bumi masa silam berpendapat bahwa masyarakat dengan peradaban canggih itu kemudian punah oleh bencana dahsyat. Bencana dahsyat ini sendiri sedang dicari fakta pendukungnya. Bisa jadi kejadian pada film 2012 itu terjadi. Bayangkan saja, mungkin orang-orang yang ingin selamat akan membawa laptop, tablet, HP, mp3 dan barang-barang high end lainnya. Tapi begitu selamat dan mendapati bumi dalam keadaan rusak dan tidak ditemui listrik, maka barang-barang tadi akan ditinggalkan begitu saja dan menjadi fosil kelak.

piring terbang dan alien

UFO, menurut pengetahuan umum itu biasanya dibilang sebagai kendaraan punya alien yang mengunjungi bumi dan karena gak bisa kelacak radar dan misterius makanya disebut UFO (Unidentified Flying Object atau ada juga yang bilang Unknown Flying Object). Ya, UFO selalu saja dibilang gadget punya Alien rese yang gak jelas ngapain juga datang ke bumi. Tapi gw yakin dalam diri lo kebanyakan gak percaya kalau UFO itu ada ( biasanya argument lo kan "mana ada alien, makhluk hidup itu ya Cuma ada di bumi, jadi gak ada tuh yang namanya Alien, ET, UFO, blab la bla) tapi gimana kalau gw bilang UFO itu adalah ciptaan manusia tulen?

Ya, setelah kita menyelidiki habis-habisan kita dapat info kalau UFO itu dibuat disini, oleh manusia. Gini deh sekarang mari kita simak secara seksama catatan di papyrus kuno di buku diary Thutmosis III (Firaun Mesir kuno dinasti ke-18, 1504-1450 SM) yang ditemuin di ruangan kuil kerajaan Mesir Kuno, yang lokasinya berada di Abydos, beberapa ratus mil sebelah selatan Kairo dan plato Giza. "Dalam tahun dua puluh dua, dalam bulan ketiga musim dingin, pada jam keenam hari itu….para penulis dari Rumah Kehidupan melihat adanya sebuah lingkaran api yang muncul di angkasa. Dia tidak memiliki kepala dan nafasnya berbau busuk. Panjangnya 1 rod, lebarnya 1 rod (5m). Dia tidak bersuara. Karena kebingungan mereka bertiarap…Mereka menghadap Firaun untuk melaporkan apa yang telah mereka lihat. Baginda Raja merenungkan dan memikir-mikirkan persoalan itu. Sementara…beberapa hari kemudian, benda-benda itu bertambah banyak di angkasa… Angkatan perang Firaun terus mengawasi benda-benda itu tatkala Baginda Raja berada di tengah-tengah mereka. Waktu itu adalah waktu setelah makan malam. Lingkaran-lingkaran api itu kemudian tambah naik lebih tinggi di angkasa, menuju ke selatan. Ikan dan itik berjatuhan dari udara. Dan Firaun menyuruh mengambil kemenyan, kemudian dibakarnya untuk mendapatkan keamanan dan ketenteraman dalam kehidupan rakyatnya…"
Si fir'aun yang stress gara-gara ngeliat fenomena aneh diangkasa itu akhirnya melukiskan benda-benda aneh itu di kuil yang sama. Nah ini fotonya


Sejak pertama kali ditemukan oleh arkeolog Alberto Sillioti, gambar ini udah banyak memunculkan perdebatan. Buat yang percaya ma Alien, Ufo, bla bla bla tentu aja gambar ini jadi bukti kuat keberadaan mereka tapi buat yang kontra? Ya bingung bantahnya gimana. Ada yang bilang ini Cuma khayalan si Raja yang kebetulan aja terjadi, ada yang bilang ini adalah spesies hewan yang dilukis sang raja? ( hewan apa coba yang bentuknya begitu ) dan ada juga yang bilang ini bukti adanya mesin waktu ( yang bilang ini bukti adanya mesin waktu itu orang gila jangan didenger). Kenapa gak ngaku aja seh ini emang iya gambar helicopter, kapal selam, ma UFO? Gitu aja koq pada susah. Nah para ilmuwan yang mau ngakuin ini emang gambar helicopter, UFO, dan lain sebagainya itu mulai ngelakuin penyelidikan lain dan setelah bertahun-tahun dan bersusah payah melakukan penyelidikan akhirnya mulai diketemukan fakta baru TERNYATA DI ZAMAN DAHULU MANUSIA SUDAH SANGGUP MEMBUAT TEKNOLOGI YANG JAUH LEBIH CANGGIH DARI ZAMAN SEKARANG TERMASUK UFO,

meski sampai sekarang para ilmuwan tersebut masih melakukan penyelidikan dan hampir tiap tahun ditemukan fakta-fakta atau artefak baru yang mendukung analisa mereka ini. Apalagi setelah para ilmuwan ini menemukan sketsa pesawat yang ada di makam kuno di Saqquara, Mesir, yang dibuat pada 200 SM dan ditemuin tahun 1898. Ni gambarnya



Penyelidikan para ilmuwan membawa mereka ke tanah Hindustan dan sekitarnya. Disana para ilmuwan jelas-jelas menemukan fakta metode pembuatan UFO lengkap ma bahan pembuatannya, cara bikinnya, kenapa bisa terbang, dan tentunya perang besar yang ditimbulkan di zaman itu yang ternyata adalah perang nuklir!Ya, gw tau ini mungkin sangat bertentangan ma akal sehat lo, gw pun pas pertama kali mengkaji masalah ini pun terkagum-kagum antara heran, gak percaya, percaya, dan bla bla bla.

Nah buat awalnya lo simak penggalan cerita kuno dibawah ini bahwa Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, seperti hujan lebat yang kencang, mengepungi musuh, kekuatannya sangat dahsyat. Dalam sekejap, sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk di atas wilayah Pandawa, angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup, wuuus…. wuuus…., disertai dengan debu pasir, burung-burung bercicit panik… seolah-olah langit runtuh, bumi merekah. Matahari seolah-olah bergoyang di angkasa, panas membara yang mengerikan yang dilepaskan senjata ini, membuat bumi bergoncang, gunung bergoyang, di kawasan darat yang luas, binatang-binatang mati terbakar dan berubah bentuk, air sungai kering kerontang, ikan udang dan lainnya semuanya mati. Saat gendewa meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh terbakar bagaikan batang pohon yang terbakar hangus.Ya, tulisan diatas adalah penggalan dari cerita Ramayana, sebuah wiracarita dari India tentang perang kerajaan alengka, kerajaannya prabu Rahwana dalam kisah Ramayana (Rama & Sinta), dimana pihak yang bertikai adalah pasukan Rahwana melawan pasukan Rama yang dibantu pasukan monyet pimpinan Hanoman. Nah sekarang lo simak lagi teks kuno dibawah ini

(senjata itu merupakan) satu alat yang mengandung semua energi yang ada di dunia ini. Satu kepulan asap yang besar dan cahaya yang terang benderang bagaikan sinaran dari beribu-ribu matahari telah dihasilkannya…Satu pancaran kilat, satu pembawa pesan maut yang dahsyat, yang menyebabkan kemusnahan seluruh keturunan Vrishni dan Andhaka..mayat-mayat mereka terbakar hangus sehingga tidak dapat dikenal pasti. Rambut dan kuku mereka terlepas; pecah tanpa sebab, dan burung-burung bertukar menjadi putih.. selepas beberapa jam semua bahan makan turut tercemar.. untuk mengelakkan diri daripada api itu, para laskar terjun ke dalam sungai untuk membersihkan diri mereka dan peralatan mereka..

Hemm…. Mungkin diantara lo ada yang tau lah. Ini teks penggalan cerita mahabrata, wiracarita dari India tentang Kerajaan astina yang merupakan kerajaan dari para kurawa , dimana pihak yang bertikai adalah pasukan sekutu kurawa melawan pasukan sekutu pandawa. Sekali lagi, coba lo simak teks kuno yang lain :

Sebuah kendaraan udara, Pushpaka membawa banyak orang ke ibukota ayodhya. Langit dipenuhi berbagai kendaraan terbang. gelap bagaikan malam, namun terlihat dari cahaya mereka yang kekuningan.

Ini teks dari sebuah kitab berjudul Vaimanika Sastra ditulis tahun 1875 oleh ilmuwan Bhara Dewaji yang menggunakan kitab-kitab yang lebih lama sebagai sumbernya. Gambarnya nih



Nah, udah baca kan? Gimana? Teringat ke peristiwa sesuatu? Ya, kisah-kisah diatas seolah-olah menggambarkan tentang perang nuklir ( kata-kata terkait sengaja gw bold) dari tulisan dapat disimpulkan begini,

  1. Senjata yang bernama Gendewa adalah senjata yang punya klasifikasi mirip Cluster Bom di masa kini (nyala api yang gencar seperti hujan lebat)
  2. Dan gendewa ini memiliki elemen nuklir ( efek dari gendewa : angin tebal, angkasa jadi gelap, panas membara, binatang terbakar dan berubah bentuk, air jadi kering, suara seperti halilintar, prajurit musuh terbakar habis)
  3. Senjata yang disebut dalam kitab Ramayana adalah senjata nuklir ( menyebabkan suatu klan musnah, rambut rontok, kuku lepas, semua makanan tercemar, burung berubah warna )
  4. Kendaraan udara yang ada di buku Vaimanika Sastra adalah UFO ( bisa terbang, tetap terang meski di malam hari)

Ok, lanjut lagi. Nah kenapa gw bisa menyimpulkan kalau senjata yang dipakai di wiracarita-wiracarita itu adalah senjata modern? Hemmm…. Dalam wiracarita itu disebutkan "dan senjata itu adalah senjata yang mengandung semua energy di dunia ini". Nah… dalam ilmu alam kan udah pada tau kalau di dunia ini ada empat gaya fundamental, yakni elektromagnetik, Gravitasi, Fusi dan Fisi. Fisi, disebut juga dengan inti lemah yang bisa menyebabkan radioaktif dan menyebabkan sinar gamma, alpha, dan beta, yang ujung-ujungnya bisa menyebabkan mutasi. Apakah dalam wiracarita itu ada tulisan yang menunjukkan adanya mutasi? Tentu iya. Di bagian sebelumnya lo bisa liat kalau korban dari senjata-senjata itu mengalami perubahan (mutasi) genetika. Emmm… kayak rambut dan kuku lepas, burung berubah warna. Juga ada tuh sketsa adanya pencemaran radioaktif misal air tercemar, bahan makanan tercemar,terbentuk bayangan tebal. Yah, yang namanya nuklir itu bisa bikin perubahan genetika, karena DNA si korban itu jadi rusak, padahal DNA kan pusat pengatur genetic. Trus karena bom nuklir itu bisa bikin partikel tanah terbakar trus akhirnya naik ke langit jadi debu kayak bayangan tebal, dan zat radioaktif akibat nuklir jelas bikin tercemar air, tanah, makanan, bla bla bla . Ok biar kuat nih gw tampilin laporan setelah bom atom USA jatuh di Jepang, lo bisa liat di gambar kalau bom nuklir yang jatuh di Jepang bisa bikin efek yang mirip ma senjata di wiracarita india kuno



Trus mungkin lo jadi bingung kalau emang iya di zaman dulu udah ada senjata nuklir, trus apa bukti-bukti nyata yang bisa diliat mata bukan Cuma cerita, kalau Cuma cerita kan jadi kurang kuat, apalagi yang otaknya bertipe visual. Bener?. He Ok sekarang akan gw tunjukin juga bukti-bukti fisik dari spekulasi ini. Ok, gw akui emang para ilmuwan yang menemukan bukti fisik dari adanya senjata nuklir, atau UFO kuno ini sulit gara-gara dokumen yang ditemukan minim. Lagian juga kalau lo gak percaya coba aja tanya ma Ki Mantep yang pancen oye itu dia kan dalang tuh pasti tau kisah mahabrata-ramayana, bisa salto pula. he

  Dokumen-dokumen yang paling banyak ditemuin itu dari daerah Lhasa, Tibet dan sampai sekarang masih diteliti di Universitas Chandrigargh. Peneliti dari Universitas tersebut, yakni Dr. Ruth Reyna menjelaskan hal-hal yang sampai saat ini bisa di dapat dari dokumen-dokumen itu adalah bahwa dokumen itu menunjukkan cara pembuatan pesawat luar angkasa ( hey, gw gak bohong ya) Cara-cara pembuatan "UFO" ini, menurut beliau itu dengan menggunakan sifat anti-gravitasi dan terintegrasi kepada satu sistem analog yang di dokumen itu disebut "laghima", Laghima ini adalah sumber tenaga yang sampai saat ini belum ketemu cara bikinnya. Tapi kalau di antara lo ada yang hobi yoga, coba lo cek ke guru yoga lo. Laghima ini dalam yoga adalah suatu ilmu elit legendaris yang katanya kalau ada yang bisa nguasain bisa bikin orang bisa terbang. ( gak percaya kalau orang bisa terbang? Gw juga gak begitu percaya tapi baru-baru ini ditemukan juga artefak-artefak atau dokumen-dokumen dari Yunani, Italia, dan lain-lain tentang catatan orang yang bisa terbang di masa lalu. Emmm… ntar deh kapan-kapan gw bahas. Yeah, I believe I can fly). Trus di bagian "astras" astras itu mengkin kayak dek kapal zaman sekarang. Astras ini tempat rombongan orang yang mau ke luar angkasa. Yah, mungkin lo ngeliat ini udah kayak cerita fiksi-ilmiah tapiya itu terserah lo.

Trus di dokumen-dokumen kuno itu juga ngasih tau gimana cara UFO bisa menghilang atau disebut "antima" dan gimana UFO bisa jadi seberat gunung atau disebut "gerima". Vaimanika Sastra (atau Vymaanika-Shaastra) mempunyai delapan peringkat dengan gambar sketsa yang menjelaskan tentang tiga jenis kapal udara, termasuk jenis-jenis yang bisa mudah terbakar atau hancur. Ia juga menerangkan tentang 31 jenis bagian tertentu bagi kendaraan ini dan 16 bahan mentah sebagai sumber energinya yang mana bisa juga menyerap cahaya dan tenaga panas yang sesuai untuk menggerakkan Vimana. Dokumen ini udah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan bisa lo dapat dengan mengirim surat kepada penerbit Vymaani Dashaastra Aeronotics untuk Maharishi Bharadwaaja. Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disunting, dicetak dan dikeluarkan oleh En. G.R. Josyer, Mysore, India, 1979. En. Josyer adalah seorang pengarah bagi akademi Tehnik Sanskrit Antar Bangsa, terletak di Mysore.
Bharadwaaja bilang bahwa tidak kurang daripada 70 orang pihak pemerintah dan 10 orang pakar penerbangan udara yang terlibat (ya, semacem proyek lah). Sumber energi ini sekarang udah hilang. Vimana telah disimpan di sebuah Vimana griha, seperti penyangkut, dan dikatakan kadangkala dicat dengan sejenis cat putih kekuningan dan kadangkala dengan sejenis bahan merkuri ( nah buat lo yang ngaku punya jiwa petualang, coba cari Vimana Griha ini, dan lo pasti terkenal). Cat putih kekuningan memang kelihatan mencurigakan seperti gaselin dan mungkin Vimana mempunyai hitungan sumber energi yang berlainan termasuk mesin penggerak dan malah mesin jet saraf. Ada anak fisika atau aerodinamika gak? Can u help me to explain this?Gimana bentuk vimana dan komposisinya? Ini dia fotonya



Kembali ke wiracarita, tepatnya di kitab Ramayana, disana ada sebutan buat suatu moda tranportasi udara yang idkasih nama "vimana" dan ada juga cerita tentang pertempuran antara "vimana" ini dengan kendaraan lain dibulan yang disebut "valixi". Pemilik valixi itu disebut "asvin". Nah, asvin kan pastinya istilah buat bahasa sansekerta lama, Kalau diubah ke bahasa Inggris maka menjadi "atlantean". Atlantean itu artinya kalau di bahasa Indonesia jadi "penduduk atlantis". Atlantis itu apa? Atlantis nama sebuah Negara masa lalu ( gw bahasa ntar). Dalam manuskrip-manuskrip yang ditemukan oleh para ilmuwan disana digambarkan tentang kehidupan masyarakat di zaman itu, yang serba modern. Manuskrip yang paling jelas sampai saat ini adalah manuskrip "Samara Sutradara" yang disana ada puisi-puisi keberhasilan perjalanan ke luar angkasa dengan Vimana. Merujuk pada Dranaparva yang merupakan sebagian dari epiks Mahabarata dan Ramayana, Vimana digambarkan berbentuk seperti sebuah bentuk bujur dan mempunyai kecepatan yang hebat seperti angin kuat, yang dihasilkan oleh bahan merkuri. Ia bergerak seperti sebuah UFO, ke atas dan ke bawah, ke belakang dan ke depan seperti yang diinginkan pilot. Di dalam satu lagi sumber India lain yaitu Samaranganasutradhara telah menjelaskan bagaimana kenderaan ini dibentuk. Ini juga ada di manuskrip mahawira dan bhawabhuti
Nah ini ada foto tentang manuskrip puisi-puisi tentang kendaraan terbang itu

Count St. Germain, Manusia Misterius yang Immortal

Count St. Germain, Manusia Misterius yang Immortal (Tidak Mati)

Di tengah-tengah berkembangnya filsafat dan seni di Eropa pada tahun 1700an, muncul seorang pria misterius yang dipercaya mengetahui segalanya dan tidak pernah mati.

Pria tersebut adalah Comte de saint Germain atau Count St.Germain. Banyak legenda yang tercipta di sekeliling kehidupannya. Ada yang percaya kalau ia adalah manusia abadi yang telah berusia 2.000 tahun dan bahkan mengenal Yesus secara pribadi. Ada yang mengatakan kalau ia adalah reinkarnasi dari orang-orang besar seperti Plato atau Hesiod. Ada lagi yang percaya kalau ia adalah orang yang sama dengan Merlin, sang penyihir penasehat raja Arthur, dan banyak lagi.

Hanya sedikit yang bisa diketahui dari kehidupan St.Germain. Sebagian orang menyebutnya sebagai keturunan Yahudi Alsatian, Yahudi Portugis atau bahkan keturunan raja Portugis. Ia fasih dalam berbagai profesi yang dijalaninya: petualang, penemu, herbalis, alkemis, pianis, pemain biola dan komposer.

Ia memiliki banyak permata dan emas yang dibawanya kemana-mana. Dalam satu kesempatan, ia mengatakan kalau ia memiliki kemampuan untuk mengubah logam dasar menjadi emas dan mampu mengubah beberapa permata kecil menjadi satu permata yang lebih besar. Bukan hanya itu, ia bahkan juga mengklaim mampu mengubah batu biasa menjadi berlian.

Figurnya yang misterius membuatnya mendapatkan tempat yang begitu mulia di kalangan para penganut okultisme seperti Teosofi yang menjulukinya Master Rakoczi atau Master R yang merupakan salah satu dari para Master kebijakan kuno yang hidup abadi dan dipercaya memiliki kekuatan seperti dewa.

Ia pertama kali muncul ke publik pada tahun 1743 di London dan kemudian di Edinburgh pada tahun 1745 dimana kemudian ia ditangkap karena diduga sebagai mata-mata. Tidak ada satu orangpun yang mengetahui asal-usul atau keberadaannya sebelum tahun 1743. Ini membuat spekulasi mengenai identitasnya terus berkembang.

Horace Walpole, seorang penulis Inggris kenamaan yang kemudian menjadi temannya, menyinggungnya dalam sebuah surat yang ditulis pada tahun 1745:

"Pada hari itu, mereka menangkap seorang pria aneh bernama Count St.Germain. Ia sudah ada di kota itu selama dua tahun dan ia menolak untuk mengatakan siapa dia sebenarnya dan darimana dia berasal. Namun, ia mengakui kalau nama itu bukan nama aslinya. Ia juga bisa menyanyi dan bermain biola dengan sangat baik."
Ketika diadili, pengadilan tidak bisa menemukan bukti kalau ia adalah seorang mata-mata sehingga ia dilepaskan. Segera setelah itu, ia mendapatkan reputasi sebagai pemain biola yang hebat yang menjalani kehidupan seperti pertapa yang selibat (Tidak menikah).

Pada tahun 1746, ia menghilang dari publik begitu saja.

12 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1758, ia muncul kembali di Versailles, Perancis. Pada tahun-tahun itu, ia berhasil masuk ke lingkungan istana dan menjadi teman dekat raja Louis XV. Ia juga sering memberikan nasihat mengenai pola makan yang sehat dan kadang memberikan ramuan awet muda kepada keluarga kerajaan. Konon ia mendapatkan pengaruhnya di hadapan raja Louis XV karena pernah mengubah beberapa batu permata kecil menjadi satu permata besar yang kemudian membuat nilainya bertambah.

Kepada beberapa orang yang mengenalnya, ia mengaku telah berusia ratusan tahun walaupun secara fisik ia masih terlihat seperti seorang pria berusia 40 tahun. Di Perancis, juga terungkap kalau ia menguasai banyak bahasa dan memiliki pengetahuan yang sangat luas mengenai sejarah. Pengaruh yang diciptakannya di Perancis cukup besar sehingga filsuf besar Voltaire pernah mengatakan kalau Count St.Germain adalah "pria yang tahu segalanya dan tidak pernah mati."

Tahun 1760, ia meninggalkan Perancis menuju Inggris karena salah seorang pejabat kerajaan Perancis bernama Duke of Choiseul yang iri melihat kedekatannya dengan raja memerintahkan penangkapannya dengan tuduhan penipuan.

Dari Inggris, ia pergi ke Rusia dan berdiam sementara di St.Petersburg. Kebetulan, pada saat yang sama, militer Rusia melakukan kudeta terhadap raja dan menempatkan Catherine the Great sebagai ratu. Ini membuat banyak orang percaya kalau St.Germain sebenarnya memiliki andil dalam peristiwa itu.

Tahun berikutnya, ia muncul di Belgia, membeli sebidang tanah dan hidup dengan nama alias "Surmont". Kemudian, ia menawarkan metode pewarnaan kain dan ramuan minyaknya kepada pihak kerajaan. Dalam proses penawaran ini, ia bertemu dengan salah seorang menteri Belgia bernama Karl Cobenz.

Kepada Cobenz, Count mengungkapkan kalau ia adalah seorang keturunan raja. Belakangan, Cobenz mengaku kalau ia telah melihat count mengubah segumpal logam menjadi emas. Ini cukup menarik karena seorang menteri kerajaan tidak biasa mengucapkan sesuatu yang bohong.

Cassanova yang termashyur juga pernah melihat Count mengubah logam menjadi emas. Suatu hari, ia mengunjungi laboratorium Count dan memberikannya sebuah koin logam biasa. Tidak lama kemudian, ia melihat koin logam itu telah berubah menjadi emas.

Sekarang, orang mulai mengenalnya sebagai seorang alkemis yang juga keturunan raja. Namun, segala sesuatu mengenai pria ini masih kabur dan misterius.

Lalu, ia menghilang kembali selama 11 tahun.

Tahun 1774, ia muncul kembali di Bavaria dengan menggunakan gelar Count of Tsarogy. Di sini ia berjumpa dengan salah satu bangsawan Bavaria bernama Freherr Reinhard Gemmingen.

Dua tahun kemudian ia muncul di Jerman dan menyebut dirinya sebagai Count Welldone dan sekali lagi menawarkan resep-resep kosmetik, anggur, minuman, pengobatan tulang, kertas dan gading kepada kerajaan.

Di hadapan raja Frederick, ia mengaku sebagai anggota Freemasonry dan mengaku memiliki kemampuan mengubah logam menjadi emas. Ia diberi tempat tinggal di kediaman pangeran Karl yang juga anggota Freemasonry dan di tempat itu ia mempelajari obat-obatan herbal untuk diberikan kepada orang-orang miskin. Ia tinggal di tempat ini hingga tahun yang secara resmi dianggap sebagai tahun kematiannya.

Walaupun telah dikenal di banyak kalangan, kehidupan Count masih diselubungi oleh misteri.

Pernah suatu hari, Count berkata kepada sekumpulan teman-temannya: "Siapa di antara kalian yang pernah melihat saya makan?"

Tidak ada satupun yang mengangkat tangan. Mereka memang sering melihat Count duduk di meja makan bersama teman-temannya, namun mereka mengakui kalau Count tidak pernah menyentuh makanan yang tersaji.

Orang-orang disekelilingnya menjadi semakin yakin kalau Count telah menemukan rahasia Elixir of Life. Kepada mereka, Count juga sering mengatakan kalau ia telah berumur ratusan tahun dan pernah tinggal di masa Kaldea kuno dan mengetahui rahasia para master dari Mesir.

Dalam kesempatan yang lain, Count sedang duduk di sebuah meja bersama teman-temannya sambil menceritakan sejarah dunia ratusan tahun yang lampau. Untuk sesaat, ia terdiam, lalu menoleh kepada pelayannya sambil bertanya: "Adakah yang saya lewatkan?"

Tanpa diduga, pelayan itu berkata: "Tuan, anda lupa kalau saya baru tinggal bersama anda selama 500 tahun sehingga saya tidak hadir pada saat peristiwa itu. Mungkin pendahulu saya yang mengetahuinya."

Setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan yang luar biasa di Jerman, sebuah kejadian tak terduga terjadi pada tahun 1784.

Pada tanggal 27 Februari 1784, Count St.Germain sedang berada di kastilnya di Eckenform ketika ia disebut menderita pneumonia dan meninggal dunia. Kematiannya disaksikan secara langsung oleh dokter yang merawatnya.

Reputasinya yang dikenal sebagai seorang alkemis membuat banyak orang menyangsikan kalau Count sudah meninggal karena di Eckenform sendiri tidak pernah ditemukan satupun batu nisan bertuliskan namanya.

Mungkin ada benarnya juga kalau tahun itu count belum meninggal karena ada sebuah dokumen resmi Freemasonry yang menyebutkan kalau pada tahun 1785, Freemasonry cabang Perancis telah memilih dia sebagai perwakilan mereka di sebuah konvensi yang diadakan pada tahun itu bersama dengan Mesmer, Saint-Martin dan Cagliostro (yang juga dipercaya sebagai alkemis dan hidup abadi).

Count St.Germain - Lukisan tahun 1784

Tidak sampai disitu, pada tahun 1789, St.Germain disebut muncul di istana Rusia dan disambut sang ratu sendiri. Lalu pada tahun 1789, 5 tahun setelah kematiannya, Comtesse d'Adhemar mengaku berjumpa dengannya dan mengalami percakapan yang cukup panjang di Gereja Recollets.

Pada Comtesse, ia memberikan ramalannya kalau ratu Marie Antoinette akan tewas dengan mengenaskan dan keluarga kerajaan akan hancur berantakan. Setelah itu berkata kalau ia akan pergi ke Swedia untuk menyelidiki raja Gustavius III dan mencoba untuk mencegah terjadinya sebuah kejahatan besar.

Menurut Sang Comtesse, wajah dan penampilan St.Germain terlihat seperti seorang yang baru berusia 30 tahun lebih.

Lalu, pada tahun 1790, Franz Graeffer, seorang temannya yang berkebangsaan Austria mengaku menerima sebuah surat dari Count yang berbunyi:

"Besok malam, aku akan pergi lagi. Aku dibutuhkan di Konstantinopel, lalu aku akan ke Inggris untuk mempersiapkan dua penemuan yang akan kalian miliki di abad berikutnya, yaitu kereta api dan kapal uap. Pada akhir abad ini, aku akan menghilang dari Eropa dan pergi menyepi ke Himalaya. Aku akan berisitirahat, aku harus beristirahat."

Tidak ada yang tahu pasti kemana ia pergi pada tahun berikutnya. Kemunculannya yang berikutnya diketahui dari catatan Comtesse d'Adhemar yang sebelumnya telah berjumpa dengannya pada tahun 1789.

Pada tahun 1821, Comtesse d'Adhemar menulis:
"Setiap kali aku melihatnya, aku selalu takjub. Aku berjumpa dengannya ketika ratu dibunuh pada tanggal 18 di Brumaire dan aku kembali berjumpa dengannya satu hari setelah kematian duke of d'Enghien pada Januari 1815 dan juga sekali lagi pada malam kematian Duke de Berry."

Pada tahun 1821 itu, Mademoiselle de Genlis juga mengaku berjumpa dengan St.Germain selama negosiasi di Winna. Kesaksian ini diteguhkan oleh Comte de Chalons.

Apakah benar St.Germain masih hidup pada tahun itu?

Banyak orang yang mempercayai hal itu.

Pada tahun setelah tahun 1821, seorang penulis Inggris bernama Albert Vandam mengatakan kalau ia pernah berjumpa dengan seorang pria misterius yang mirip dengan Comte de Saint Germain.

"Ia menyebut dirinya Mayor Fraser. Ia hidup sendiri dan kaya raya. Ia juga memiliki pengetahuan luas mengenai Eropa dan dalam beberapa kesempatan, ia berkata kalau ia mengenal Nero dan telah berbicara dengan Dante."

Sama seperti St.Germain, Mayor Fraser juga terlihat seperti seorang pria berusia 40 tahun dan menghilang begitu saja pada tahun-tahun berikutnya. Menariknya, pada tahun 1820, seseorang bernama Mayor Fraser menerbitkan sebuah buku yang menceritakan mengenai perjalanannya ke Himalaya dimana ia berhasil mencapai Gangotri, yaitu sumber paling suci dari sungai Ganga dan mandi di sana. Ini sesuai dengan surat Count yang ditulis untuk sahabatnya. Jadi, banyak yang percaya kalau Mayor Fraser sesungguhnya adalah Count sendiri.

Pada tahun 1835, Count disebut muncul lagi di Paris, lalu di Milan tahun 1867 dan di Mesir pada tahun-tahun berikutnya. Napoleon bahkan disebut pernah bertemu dengan dirinya dan masih menyimpan catatan mengenainya.

Setelah itu, salah seorang pemimpin Teosofi bernama Annie Besant mengklaim kalau ia bertemu St.Germain pada tahun 1896 dimana sang guru mengajarkan kepadanya berbagai hikmat.

Anggota Teosofi lainnya bernama CW.Leadbeater juga mengklaim bertemu dengan St.Germain di Roma tahun 1926. Leadbeater mengatakan kalau saat itu, St Germain menunjukkan kepadanya sebuah jubah yang pernah dipakai salah seorang kaisar romawi.

Anggota Teosofi lainnya bernama Guy ballard juga mengaku pernah berjumpa dengan Count. Namun, kesaksiannya kali ini sedikit berbeda karena Ballard mengklaim kalau Count memperkenalkannya dengan para pengunjung dari Venus. Ballard bahkan menulis sebuah buku mengenai hal ini.

Jika melihat dari kehidupannya, maka sebenarnya tidak ada yang aneh dari Count St.Germain. Ia mungkin memang keturunan raja yang memiliki banyak keahlian, suka menghilang selama beberapa tahun dan memiliki kharisma yang luar biasa. Satu-satunya misteri yang ada padanya hanyalah rumor yang menyebutkan kalau ia adalah seorang alkemis yang mampu mengobah logam dasar menjadi emas (Philosopher's Stone) dan telah menemukan rahasia umur panjang (elixir of life).

Annie Besant pernah mengadakan penyelidikan mengenainya dan ia percaya kalau St.Germain adalah anak dari pangeran Transylvania bernama Francis Racoczi yang diasingkan oleh kerajaan. Pendapat ini dikonfirmasikan oleh fakta kalau salah satu dari anak-anak pangeran Racoczi yang dibesarkan oleh pihak keluarga kerajaan Austria pergi meninggalkan kerajaan Austria. Penulis lain bernama Raymond Bernard percaya kalau Count sebenarnya adalah Francis Bacon yang juga dipercayainya sebagai tokoh yang menulis dengan menggunakan nama Shakespeare.

Tapi, tetap saja tidak ada yang aneh dengan hal itu.

Beberapa peneliti yang skeptis percaya kalau legenda Count terlalu dibesar-besarkan. Rumor-rumor mengenai kehebatannya bisa saja tersebar akibat isu yang dihembuskan banyak orang yang mengenalnya.

Misalnya, tidak berapa lama setelah tahun kematiannya, seorang komedian Inggris bernama Milord Gower mulai menirukan karakter Count dalam aksi panggungnya. Tidak bisa disangkal kalau ia lebih menekankan pada sisi satir dibanding fakta, misalnya dengan mengatakan kalau Count adalah seorang alkemis yang hidup abadi dan bahkan mengenal Yesus.

Rumor seperti ini mungkin telah menyebabkan pengkultusan terhadap pribadi Count. Pengkultusan ini kemudian dinyalakan kembali oleh kaum esoterik yang anggota-anggotanya menulis banyak buku mengenai pria ini. Namun, sama seperti tokoh misterius lainnya di dalam sejarah, kita mungkin tidak akan pernah bisa memastikan identitasnya, entahkah ia seorang penipu, mata-mata, pesulap atau benar-benar seorang alkemis yang telah menemukan rahasia Elixir of Life.

source: xfile-enigma.blogspot.com

pirin batu bangsa DROPA [BROPA]

oleh Hi Velodrome pada 16 Mei 2011 jam 10:03

Sumber: tidak terlacak lagi url-nya. Berdasarkan Open Dialog yang diadakan oleh kang Dicky, bangsa Dropa yang dimaksud disini adalah bangsa BROPA, salah satu bangsa yang tingkat penguasaan energinya mencapai 100%.











Pada 1938, sebuah tim arkeolog dari Universitas Peking (Beijing) yang sedang melakukan survei gua-gua di pegunungan Baian Kara-Ula, Tibet menemukan sebuah pekuburan dalam salah satu gua yang dibuat dengan sangat rapi, berisi tulang kerangka mirip manusia pada umumnya, kecuali bagian tengkorak kepalanya yang lebih besar, tak sebanding dengan proporsi tubuhnya. Di tempat yang sama, salah seorang anggota tim juga menemukan sebuah piringan batu berdiameter 22,86 cm, tergeletak pada sebuah sudut gua dan tertutup lapisan debu. Pada bagian tengah piringan tersebut terdapat lubang dan goresan-goresan teratur pada salah satu sisi permukaannya yang menyerupai bentuk karakter tulis berukuran sangat kecil. Para anggota tim yang tak satu pun memahami tulisan tersebut kemudian membawa dan menyimpannya bersama hasil-hasil temuan lainnya ke Universitas Peking.



Sejak itu para ahli di Peking terus berupaya memecahkan maksud tulisan tersebut. Hingga 20 tahun kemudian, Dr. Tsum Um Nui berhasil memecahkan kode tulisan dan membaca pesan yang terkandung padanya. Isi tulisan pada piringan tersebut menceritakan tentang penduduk dari planet lain yang mengalami kerusakan pesawat sehingga terpaksa mendarat darurat di pegunungan Baian Kara-Ula. Para penduduk lokal setempat (suku Han) yang terkejut dan merasa aneh dengan penampilan fisik para pendatang tersebut menyangka mendapat ancaman lalu berusaha memburu dan membunuh mereka. Para pendatang yang juga terdapat perempuan dan anak-anak menjadi panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi pada gua tempat ditemukannya piringan batu tersebut, namun banyak diantaranya yang terbunuh. Kerusakan pesawat yang parah dan keterisolasian lokasi membuat mereka tidak dapat memperbaiki pesawatnya. Tulisan tersebut juga mengidentifikasikan mereka sebagai kaum Dropa. Keterangan yang tertulis pada piringan batu tersebut ternyata mirip dengan legenda yang ada di masyarakat lokal setempat, yaitu tentang munculnya makhluk dari angkasa yang berbadan kurus kecil tetapi berkepala lebih besar.



Pada 1965, telah berhasil ditemukan 716 piringan batu sejenisnya dari gua yang sama. Seorang ahli dari Rusia bernama W. Saitsew yang melanjutkan penelitian Dr. Tsum Um Nui melaporkan bahwa piringan batu tersebut terbuat dari campuran kobalt dan sejenis metal yang tidak dikenal, diduga adalah bagian komponen suatu sirkuit elektris. Sedangkan pada suatu sisi dinding gua, juga ditemukan gambar matahari, bulan, sebuah bintang yang belum teridentifikasikan dan planet bumi yang keseluruhannya dihubungkan oleh sebuah garis titik-titik. Dari hasil penelitian diketahui bahwa temuan-temuan di gua tersebut (termasuk piringan batu) telah berusia kurang lebih 12.000 tahun. Kini, di area sekitar gua tempat ditemukannya piringan batu masih dihuni oleh dua suku yang terisolir bernama Han dan Dropa. Mereka bukan seperti orang Tiongkok maupun Tibet, bahkan penampilan fisiknya berbeda dengan orang kebanyakan, badannya kurus dan lemah, tingginya tak melebihi 1,5 meter.